Gudangsenjata.com Di Uber Polisi
GudangSenjata.Com di buru polisi, terkait maraknya perampokan dan tindak kriminal bersenjata api. Mabes Polri mengakui hingga saat ini belum mengetahui penjualan senjata api melalui online. Kadiv Humas Mabes Polri Brigjen Pol. Iskandar Hasan mengatakan sampai sekarang Mabes Polri belum mengetahui penjualan senjata api tersebut melalui system e-commerce. “Nanti kami akan cross check dan berkoordinasi dengan intelijen soal penjualan senjata online tersebut,” katanya, hari ini. “Mungkin ada yang mau manfaatkan momen Lebaran untuk mencari uang,” ujarnya.
Hal itu disampaikan oleh Kadiv Humas Polri Iskandar Hasan di Mabes Polri, Jakarta (26/08) saat ditanya mengenai situs-situs internet yang menjual senjata. “tolong datanya kasih saya. Kita akan kroscek, saya akan koordinasi dengan intelijen mapun dengan reserse. Kalaupun memang itu senjata ilegal, tentu tidak boleh. Masa senjata dijualbelikan seperti itu,” ujarnya.
‘’Kita akan kroscek. saya akan koordinasi dengan intelijen maupun dengan reserse, kalaupun memang itu senjata illegal ya tidak boleh. Masa senjata dijualbelikan seperti itu,’’ ujar Iskandar Husain di Mabes Polri, Kamis (26/8). Kamis siang situs tersebut masih aktif, namun sore hari situs gudangsenjata.com sudah sulit diakses kembali. Seperti diketahui polri kini terus berupaya membatasi peredaran senjata kepada publik. Terlebih dengan merebaknya perampokan bersenjata beberapa waktu terakhir membuat polri mempercepat upaya penarikan senjata yang telah dicanangkan sejak beberapa waktu lalu. Gudangsenjata.com