Video Joged Tari Bumbung
Di situs sharing video kini sedang dihebohkan sebuah video porno dengan tarian khas daerah Bali, video joged Bumbung yang penarinya berprilaku asusila dianggap telah melecehkan budaya Bali. Tarian yang asusila tersebut diduga dimainkan dari kelompok tari di sebuah desa di Buleleng, Bali. Dalam tarian tersebut terlihat jelas para penari mempertontonkan tingkah laku asusila yang mengundang bihari.
Bahkan, penonton Tari Bumbung mulai dari kalangan laki-laki, perempuan, anak-anak, remaja, termasuk orang dewasa begitu antusias menyaksikan pementasan joged porno itu. Sungguh ironis, memang. Sebuah suguhan seni pertunjukan yang dengan sengaja telah melecehkan nilai-nilai etika, estetika, dan moralitas seni budaya Bali.
Atas fenomena itu, Kepala Dinas Kebudayaan (Kadisbud) Bali IB Sedhawa mengaku kaget sekaligus prihatin dengan kejadian itu. Tidak ingin kasusnya meluas, pihaknya langsung mengambil langkah cepat. Surat pun dibuat dan dilayangkan ke Polda Bali tertanggal 13 September lalu.
Isi surat itu, lanjut Sedhawa, meminta Kapolda dan jajarannya menutup situs joged porno di You Tube tersebut. Bahkan, pihaknya telah rapat dengan melibatkan unsur kepolisian, Listibya, dan Majelis Ulama Desa Pakraman, dan sejumlah praktisi dan tokoh masyarakat.
Belum diketahui secara pasti waktu perekaman gambar dan siapa yang mengunggah ke situs YouTube dan kini beredar ke file sharing video lain. Sementara itu, menurut Kepala Dinas Kebudayaan Bali, Ida Bagus Sedawa, pihaknya akan mengambil sikap dengan penyebaran video porno joged Bumbung, serta telah melaporkan kasus ini sudah diserahkan ke pihak kepolisian.